Kereta Dorong Bayi yang Aman Untuk si Kecil

5 Tips Memilih Kereta Dorong Bayi yang Aman Untuk si Kecil

            Kereta dorong bayi merupakan salah satu perlengkapan bayi yang biasanya sudah dipersiapkan untuk para orang tua pasca kelahiran si kecil. Bukan hanya baju saja, perlengkapan bayi lainnya yang juga penting adalah kereta dorong. Dalam memilih kereta dorong bayi ternyata ada tips dan caranya lho bunda.. Lalu apa saja tipsnya? Simak ulasan berikut ya

            Stoller atau kereta dorong ini memang banyak digunakan oleh orang tua terlebih ketika berpergian jauh. Stoller sangat membantu pra orang tua untuk mengasuh anaknya ketika sedang berpergian. Orang tua dapat menguragi sedikit bebannya untuk menggendong dan memilih untuk menggunakan kereta dorong bayi. Namun demikian, faktor keamanan harus jadi perhatian utama dibandingkan faktor-faktor lainnya.

            Jika bunda sedang cari stoller yang aman untuk si kecil, bunda bisa pertimbangkan Kereta Dorong Mothercare yang tersedia dengan berbagai desain dan fitur.

            Stoller atau kereta dorong sendiri sebenarnya sudah bisa digunakan oleh bayi ketika berusia lebih dari 2 bulan dan sampai anak belum benar-benar lancar berjalan. Banyak sekali stooler yang tersedia di pasar namun tidak semua terjamin keamanan dan kenyamanannya. Jadi, ibu lah yang harus pintar-pintar memilih kereta dorong mana yang aman digunakan untuk anak.

Selain mempertimbangkan desain dan harga, beberapa faktor keamanan kereta dorong bayi yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut:

  • Rem yang kuat dan praktis

Demi keamanan bayi ketika menggunakan stoller, bunda harus memilih stoller yang memiliki rem yang kuat dan praktis. Biasanya rem ini tersedia dengan 2 pilihan, ada stoller yang memiliki rem untuk mengunci dua roda sekaligus, ada juga yang hanya satu roda saja. Pastikan rem stoller mudah digunakan dan tidak bisa dijangkau oleh tangan anak. Lebih baik lagi jika disertai dengan disc braker yang memberikan keamanan lebih ketika stoller sedang berada di jalan menanjak atau menurun.

  • Sabuk pengaman

Selain rem, faktor keamanan yang harus ada dalam stoller adalah adanya sabuk pengaman yang menjaga bayi agar tidak mudah bergeser. Biasanya, stoller tersedia dengan sabuk pengaman tiga poin dan lima poin. Sabuk pengaman lima poin dirasa lebih aman karena mendukung pinggang, bahu, serta di antara kaki. Selain itu, perhatikan juga cara menggunakan sabuk pengaman tersebut.

  • Perhatikan batas berat badan

Nah, terkadang hal ini yang jarang diperhatikan oleh orang tua. Padahal sebenarnya kereta dorong bayi memiliki batas berat badan bayi untuk bisa digunakan. Bunda perlu tahu berapa berat badan yang aman karena dikhawatirkan jika terlalu berat, membuat stroller menjadi tidak stabil.

  • Cara gerak roda

Berkaitan dengan keamanan stoller, bunda juga perhatikan bagaimana cara gerak roda dari stoller tersebut. Biasanya terdapat 2 pilihan roda stoller yang dapat bergerak lurus atau roda yang dapat berputar sehingga mudah dibelokkan. Sebelum membeli bunda bisa coba dahulu dan pastikan mana yang lebih mudah untuk digunakan.

  • Pertimbangkan fitur lain

Selain faktor tersebut di atas, bunda juga dapat mempertimbangkan fitur-fitur lain yang terdapat pada stoller seperti pegangan stoller, kursi stoller yang dapat dirubah dan disesuaikan, tempat menaruh kaki, hingga kanopi yang melindungi bayi dari sinar matahari dan hujan. Fitur-fitur tersebut biasanya berbeda-beda pada setiap stoller.

            Memilih Kereta dorong bayi yang tepat dan aman merupakan hal penting untuk diperhatikan. Semoga tips di atas bermanfaat. terimakasih