4 Hal Penting dalam Berinvestasi untuk Bisa Sukses

4 Hal Penting dalam Berinvestasi untuk Bisa Sukses

Anda tentu tidak akan melakukan pinjaman uang jika Anda memiliki dana dan siap melakukan investasi reksadana. Anda akan menikmati hasil investasi sesuai dengan keberhasilan yang Anda dapatkan. Dalam berinvestasi tidak hanya dana yang menjadi kunci kesuksesannya. Anda juga perlu mengetahui 4 hal penting dalam berinvestasi agar mendapatkan kesuksesan.

  1. Memiliki Pengetahuan Dasar

Sebelum melakukan investasi Anda perlu memiliki pengetahuan dasar dari investasi. Menentukan jumlah dana yang ingin Anda investasikan kepada sebuah bank. Setelah itu Anda perlu menentukan tujuan dari investasi yang Anda lakukan. Adanya tujuan akan mengarahkan Anda pada jangka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan investasi.

  1. Memahami Produk yang Tersedia

Ketika Anda telah memutuskan akan melakukan investasi dan telah menentukan juga jenis investasi yang akan dilakukan. Langkah selanjutnya adalah mengetahui produk investasi yang tersedia sesuai dengan kebutuhan Anda.

Anda perlu mengetahui secara detail, prosedur, keuntungan, dan juga risiko kerugiannya. Pastikan Anda menanyakan dengan detail setiap informasi yang terkait agar tidak terjadi kekeliruan sehingga sesuai dengan kebutuhan.

  1. Aktif dan Kontrol

Jika Anda melakukan investasi, Anda harus aktif agar target yang ingin dicapai dapat terpenuhi. Terlebih jika Anda melakukan investasi dalam bentuk saham, Anda perlu mengetahui kondisi pasar keuangan. Anda juga harus melakukan kontrol terhadap investasi yang dilakukan.

Pemantauan yang Anda lakukan untuk terus mengetahui kondisi investasi sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak semestinya dapat ditangani dengan segera. Anda bisa menanyakan lebih langsung terhadap bank yang menjadi sasaran untuk Anda melakukan investasi.

  1. Memiliki Pengetahuan Reksadana

Ada lima macam jenis reksadana yang berlangsung di Indonesia yaitu reksadana pasar uang yang merupakan keseluruhannya berada pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dan obligasi. Jenis reksadana pasar uang memiliki tingkat keamanan yang paling tinggi namun hanya memiliki sedikit keuntungan.

Jenis reksadana berikutnya yang tersedia yaitu reksadana pendapatan tetap yang berlangsung dari dana yang dialokasikan ke obligasi. Besaran dana yang dialokasikan yaitu minimal 80% dan Anda bisa mendapatkan keuntungan per tahunnya lebih dari 10%. Jenis ketiga yaitu reksadana terproteksi merupakan jenis reksadana yang dananya berada pada instrumen obligasi.

Reksadana jenis ini memberikan perlindungan 100% pada nilai investasi jika Anda mencairkannya sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Selanjutnya da reksadana campuran yang alokasi dana dilakukan dengan deposito, obligasi, dan saham. Tingkat risikonya lebih tinggi hanya saja keuntungannya lebih besar dari pada reksadana pendapatan tetap.

Jenis yang terakhir yaitu reksadana saham dengan catatan Anda akan menempatkan dana yang dimiliki sebesar 80% ke bagian saham. Risiko dan juga keuntungan yang akan didapatkan berbanding lurus tergantung dari perkembangan pasar yang terjadi.

Jika melakukan pinjaman uang Anda perlu memilih bank dengan pemberian bunga pinjaman yang kecil agar tidak terlalu mencekik. Jika akan melakukan investasi reksadana yang perlu Anda pastikan bahwa instansi tersebut memiliki izin dari reksadana yang dijalankannya.