Di Bukalapak Bisa Cicilan Tanpa Kartu Kredit, Udah Tau Belum

Di Bukalapak Bisa Cicilan Tanpa Kartu Kredit, Udah Tau Belum?

Pas Bukalapak ngadain promo Badai Flash Sale sebulan lalu, gue sempet eksplor situs Bukalapak sekalian riset harga barang yang udah lama jadi wishlist gue: Xiaomi Mi Notebok Air. Karena harganya masih nyentuh dua digit, jadilah gue cari promo dan cara kredit di Bukalapak yang kira-kira gampang.

Selain pake kartu kredit, ternyata di Bukalapak juga udah bisa cicilan tanpa kartu kredit via lembaga multifinansial kayak Kredivo. Yak, ke mana aja gue selama ini?

Metode cicilan tanpa kartu kredit ini bisa jadi solusi buat orang-orang yang sering ditolak pas apply kartu kredit, nggak mau ribet punya kartu kredit tapi mau kredit barang, sampe first jobber yang belum punya histori kredit. Selain tanpa jaminan dan tanpa survey, nyicil barang pake Kredivo juga nggak perlu dp dan suku bunganya paling rendah dibanding perusahaan sejenis: 2,95% per bulan dengan pilihan tenor cicilan 3/6/12 bulan dan 0% alias tanpa bunga untuk opsi bayar dalam 30 hari.

Nggak mau nyia-nyiain kesempatan, gue pun nyoba daftar akun Kredivo. Ditambah lagi, menurut info dari situs dan media sosial Kredivo di sini, plafon kreditnya maksimal juga bisa sampe Rp 20 juta.

Persyaratan daftar akun Kredivo

Sebelum daftar, pastiin bahwa kita udah menuhin 3 syarat utama ini:

  1. WNI berusia minimum 18 tahun.
  2. Punya penghasilan minimum Rp 3 juta per bulan.
  3. Berdomisili di Jabodetabek, Kota Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Denpasar atau Medan.

Cara daftar akun Kredivo

Nggak perlu repot fotokopi aneka berkas, daftar Kredivo prosesnya serba online lewat aplikasi. Sebelum daftar, download dulu aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store.

Setelah download, buka aplikasi dan klik “Appy for Kredivo”. Sambungin akun Facebook asli untuk proses verifikasi, pilih metode “Bayar dalam 30 hari” atau “Cicilan”. Berikutnya, isi form data diri dan submit. Kalo pilih yang “Bayar dalam 30 hari” kita cukup upload foto KTP, isi alamat, dan sambungin 1 akun e-commerce yang udah punya histori transaksi (misalnya akun Bukalapak). Kalo pilih yang “Cicilan” kita tinggal upload dokumen tambahan: bukti tempat tingggal (STNK & KK) dan bukti tempat tinggal (slip gaji, rekening koran, atau akun internet banking).

Kalo udah selesai daftar, tinggal tunggu proses approval dalam waktu 1 x 24 jam. Pengalaman gue sendiri pas daftar, nggak nyampe 6 jam juga udah diapproved kok. Kita bakal dapet notifikasi di apps kalo pendaftaran udah berhasil dan diapproved. Jumlah plafon kredit yang kita dapet juga bisa langsung dicek di aplikasi.

Sayangnya, jumlah plafon yang gue dapet nggak cukup untuk bujet beli Xiaomi Mi Notebook Air. Mungkin ini berkaitan juga sama jumlah penghasilan gue per bulannya. Karena pasti pihak analis Kredivo nyesuain plafon kredit sama kemampuan finansial kita buat bayar angsurannya. Akhirnya, berhubung hp gue juga udah waktunya diganti, gue mutusin buat kredit hp baru pake Kredivo. hehe.

Cara kredit di Bukalapak pake Kredivo

Yang paling utama, pastiin dulu kalo plafon kredit yang kita punya di akun Kredivo cukup buat beli barang yang kita mau. Step-stepnya kurang lebih:

  1. Akses situs atau aplikasi Bukalapak dan login.
  2. Pilih barang.
  3. Isi data diri, alamat pengiriman, dan metode pengiriman.
  4. Lanjutkan ke metode pembayaran.
  5. Pilih cicilan tanpa kartu kredit dengan Kredivo.
  6. Pilih tenor cicilan dan login ke akun Kredivo-mu.
  7. Perhatikan simulasi cicilan dengan cermat sebelum menyetujui transaksi.
  8. Selesaikan transaksi.

Pengalaman pertama gue nyobain Kredivo di Bukalapak bisa dibilang cukup smooth. Selain aplikasinya sendiri yang emang user friendly, proses transaksi di Kredivo juga cepet banget. Sebagai user, kita sendiri yang manage akun dan transaksi kita di Kredivo. Nggak cuma buat cicilan hp, gue juga pake opsi “bayar dalam 30 hari” dari Kredivo buat beli pulsa, paket data, dan token listrik di aplikasi Kredivonya langsung. Jadi, kalo butuh pulsa mendadak, tinggal beli langsung nggak sampe 5 menit, bayarnya nanti 30 hari kemudian atau pas gajian. Asik, kan?

Oh ya, nggak cuma di Bukalapak, Kredivo juga tersedia dan udah jadi mitra di 200 lebih e-commerce ternama lainnya kayak Lazada, Tokopedia, JD.id, Blibli, dan Shopee. Step kreditnya juga sama kok kayak cara kredit di Bukalapak. Jadi, kita punya banyak pilihan merchant dan produk yang bisa dikredit pake Kredivo.

Allisya Protection Plus: Perlindungan Mudah untuk Cacat Tetap Total

Allisya Protection Plus : Perlindungan Mudah untuk Cacat Tetap Total

Dalam Allisya Protection Plus terdapat banyak rider yang dapat meringankan beban Anda. Salah satu ridernya yaitu TPD untuk Cacat Tetap Total yang dialami hingga waktu tertentu. Asuransi Syariah sangat membantu penyembuhan dan juga bisa membantu jika mengalami kelumpuhan total.

Rider Cacat Tetap Total

Cacat Tetap Total merupakan salah satu rider pada produk asuransi syariah Tapro Allisya Protection Plus. Rider TPD (Total Permanent Disability) ini digunakan khusu bagi kepala keluarga atau para pencari nafkah dalam keluarga.

Cacat yang Termasuk Jenis TPD

Ada beberapa jenis cacat yang dapat masuk dalam TPD dan bisa mendapat jaminan oleh Allisya Protection Plus. Pertama, yaitu ketika tidak berfungsinya kedua kaki, kedua lengan, atau kedua mata, serta kombinasi dari ketiga organ tersebut sehingga membuat seseorang kesulitan melakukan aktivitasnya.

Kedua, ketika orang tersebut tidak dapat melaksanakan minimal 3 dari 5 aktivitas sehari-hari kayaknya orang normal biasa seperi menyapu, menyuap, mandi, buang air, dan berpindah tempat. Selanjutnya peraturan agar seseorang bisa mendapatkan jaminan TPD yaitu kedua jenis cacat tersebut sudah berlangsung selama 180 hari atau 6 bulan sejak kejadian kecelakaan.

Pertanggungan

Masa pertanggungan Asuransi Jiwa dan Investasi ini hingga tertanggung berusia 65 tahun. Uang tertanggung berjumlah 8 juta dan maksimal 1 miliar atau sama dengan UP dasar. Selain itu anak-anak tidak bisa di kerjakan rider TPD. Sehingga khusus untuk orang dewasa. Ketika masuk, tertanggung harus berusia 18 hingga 64 tahun.

Pengecualian

Memang cacat total akan mendapat jaminan perlindungan dari Allianz, namun tidak semua cacat total. Ada beberapa pengecualian untuk rider TPD. Berikut pengecualian yang harus Anda ketahui agar tidak salah ketika klaim rider dengan fasilitas ini.

  • Melakukan tindakan kriminal oleh orang yang berkepentingan dengan polis
  • Pekerjaan berisiko seperti polisi, tentara, atau pemadam kebakaran
  • Kecelakaan pesawat udara yang jadwal penerbangannya tidak tetap.
  • Terlibat dalam perkelahian tanding, kecuali dalam urusan bela diri
  • Penyakit yang diderita sebelum berlakunya perlindungan TPD yang mengakibatkan cacat total

Sekarang Anda tidak perlu khawatir jika ada anggota keluarga menderita cacat total asal sudah daftar asuransi jiwa dan investasi Allisya Protection Plus. Selain dijamin hingga usia tua, Anda juga bisa umroh gratis dari KadoUmroh Allianz https://kadoumroh.allianz.co.id/registration?s=BlogKontes. Buatlah cerita menarik bersama Allianz dan menangkan umroh gratis.

4 Hal Penting dalam Berinvestasi untuk Bisa Sukses

4 Hal Penting dalam Berinvestasi untuk Bisa Sukses

Anda tentu tidak akan melakukan pinjaman uang jika Anda memiliki dana dan siap melakukan investasi reksadana. Anda akan menikmati hasil investasi sesuai dengan keberhasilan yang Anda dapatkan. Dalam berinvestasi tidak hanya dana yang menjadi kunci kesuksesannya. Anda juga perlu mengetahui 4 hal penting dalam berinvestasi agar mendapatkan kesuksesan.

  1. Memiliki Pengetahuan Dasar

Sebelum melakukan investasi Anda perlu memiliki pengetahuan dasar dari investasi. Menentukan jumlah dana yang ingin Anda investasikan kepada sebuah bank. Setelah itu Anda perlu menentukan tujuan dari investasi yang Anda lakukan. Adanya tujuan akan mengarahkan Anda pada jangka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan investasi.

  1. Memahami Produk yang Tersedia

Ketika Anda telah memutuskan akan melakukan investasi dan telah menentukan juga jenis investasi yang akan dilakukan. Langkah selanjutnya adalah mengetahui produk investasi yang tersedia sesuai dengan kebutuhan Anda.

Anda perlu mengetahui secara detail, prosedur, keuntungan, dan juga risiko kerugiannya. Pastikan Anda menanyakan dengan detail setiap informasi yang terkait agar tidak terjadi kekeliruan sehingga sesuai dengan kebutuhan.

  1. Aktif dan Kontrol

Jika Anda melakukan investasi, Anda harus aktif agar target yang ingin dicapai dapat terpenuhi. Terlebih jika Anda melakukan investasi dalam bentuk saham, Anda perlu mengetahui kondisi pasar keuangan. Anda juga harus melakukan kontrol terhadap investasi yang dilakukan.

Pemantauan yang Anda lakukan untuk terus mengetahui kondisi investasi sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak semestinya dapat ditangani dengan segera. Anda bisa menanyakan lebih langsung terhadap bank yang menjadi sasaran untuk Anda melakukan investasi.

  1. Memiliki Pengetahuan Reksadana

Ada lima macam jenis reksadana yang berlangsung di Indonesia yaitu reksadana pasar uang yang merupakan keseluruhannya berada pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dan obligasi. Jenis reksadana pasar uang memiliki tingkat keamanan yang paling tinggi namun hanya memiliki sedikit keuntungan.

Jenis reksadana berikutnya yang tersedia yaitu reksadana pendapatan tetap yang berlangsung dari dana yang dialokasikan ke obligasi. Besaran dana yang dialokasikan yaitu minimal 80% dan Anda bisa mendapatkan keuntungan per tahunnya lebih dari 10%. Jenis ketiga yaitu reksadana terproteksi merupakan jenis reksadana yang dananya berada pada instrumen obligasi.

Reksadana jenis ini memberikan perlindungan 100% pada nilai investasi jika Anda mencairkannya sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Selanjutnya da reksadana campuran yang alokasi dana dilakukan dengan deposito, obligasi, dan saham. Tingkat risikonya lebih tinggi hanya saja keuntungannya lebih besar dari pada reksadana pendapatan tetap.

Jenis yang terakhir yaitu reksadana saham dengan catatan Anda akan menempatkan dana yang dimiliki sebesar 80% ke bagian saham. Risiko dan juga keuntungan yang akan didapatkan berbanding lurus tergantung dari perkembangan pasar yang terjadi.

Jika melakukan pinjaman uang Anda perlu memilih bank dengan pemberian bunga pinjaman yang kecil agar tidak terlalu mencekik. Jika akan melakukan investasi reksadana yang perlu Anda pastikan bahwa instansi tersebut memiliki izin dari reksadana yang dijalankannya.